VR|46

Well saya akui saya adalah fans berat VR|46, dari jaman awal masuk GP500..sebagai ABG saat itu saya sangat terkesan dengan gaya balap dan selebrasinya yg sangat menghibur.
Dari mulai merengkuh juara dunia hingga saat masa suram di Ducati.
Mungkin saat itu titik terendah buat legenda hidup motoGP ini,berbagai masalah menimpa dan bahkan membuat pebalap itali ini frustasi.
Tapi pun begitu saya tetap nonton Rossi yg mulai jarang di shoot kamera walau tanpa ekspetasi berlebih lha wong podium aja susah bgt..paling kalau wet race rada berharap dikit πŸ™‚

Sebel sedih kecewa? jelass namanya juga ngefans yaa nggk rela idola nya di belakang mulu,tapi saat itu saya nggk pernah tuh ilang respect. Saat itu inget banget banyak haters dan glory hunters telah mengklaim VR|46 telah habis kemudian mencaci maki..yah begitulah.

Saya hanya tersenyum kecil melihat tingkah polah kedua kelompok ini,,bikin jengkel sih tapi karena berpendapat hak asasi jadi yowis biarin aja…toh V. Rossi juga tetep manusia biasa nggk bisa muasin semua pihak, bukan dewa yg harus saya bela dan saya sembah,dan skill juga tentu ada yg lebih jago πŸ™‚

Hanya satu sih yg saya sangat nggk suka saat ada opini kalau selama ini fans Rossi pada sembunyi di balik Lorenzo,Pedrosa, ataupun Marquez…kemudian muncul kembali saat Rossi menanjak lagi performanya di musim 2015 ini.
Setau saya yg cetek pengetahuan ini para Rossifumi asli militan dukung idolanya πŸ™‚
Kemanapun pergi dan apapun yg terjadi selalu kuning stabilo hadir,bahkan siap perang kalau di umpamain.

Nah terus manusia-manusia yg sembunyi di balik ketek pebalap lain itu siapa? Kl emg ada yaa hampir bisa di pastikan mereka glory hunters bahkan haters yg berbalik simpati sama semangat pebalap tua ini πŸ˜€

Yakin tuh? semoga opini songong saya salah.

Memang belakangan ini saya lumayan menaruh respect sama Marq Marquez,bukan apa-apa sebagai orang yg ngalamin liat balapan GP era 2takΒ  tentu senang sama sikapnya yg fair,berani dogfight,senggolan pun woless aja nggk cengeng,di dukung mental dan skill yg nggk kalah hebat sama idola sekaligus rivalnya, VR|46.

Di seri Jerez 2015 ini sekalipun agak membosankan karena terkesan seperti turing,,tapi lumayan karena di seri ini seperti momen kebangkitan Jorge Lorenzo (terlihat super bahagia karena esoknya dia ulang tahun dan menang di tanah kelahiran)…kemudian si anak alien Marquez yang cedera kelingking dan harus memakai pain-killer namun tetap bisa runner-up, dan tentu saja idola saya V. Rossi di podium 3.

Congrats Rossi buat podium ke 200 nya πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s